TUTORIAL INSTAL UBUNTU
SERVER 12.04 DI VIRTUALBOX
Sebelum
Ubuntu di install pada virtualbox, kita
harus menginstal virtualboxnya terlebih dahulu dan sebaiknya pada saat
instalasi
Ubuntu, koneksi internet di putus
dulu karena jika komputer terhubung ke internet, pd saat instalasi nanti
Ubuntu akan update otomatis dan ini memakan waktu
lama (tergantung koneksi internet).
Untuk menginstal Ubuntu Server 12.04 maka kita harus membuat Machine Baru di
VirtualBox, Pertama, buka Aplikasi Oracle Virtual Machine VirtualBox Manager,
kemudian Klik New.
Kemudian Pilih Next,
Masukkan Nama Mesin Virtual yang akan di Install, Kemudian Pilih Next
Atur kapasitas Virtual Memory RAM,
kemudian Next
Virtual Hardisk : Centang
chekbox Start-Up disk, dan pilih radio Button,Create New Hardisk.
kemudian klik Next
Welcome To The Virtual
Disk Creation Wizard : klik Next
Pada Virtual disk storage details:
box storage type pilih Dynamically allocated kemudian pilih/klik Next
Pada Virtual Disk File Location
And Size: tentukan besar hardisk yang anda butuhkan, untuk Ubuntu bisa di set 2GB atau lebih. untuk
menghindari lag pada saat penggunaan. Lalu Klik Next.
Summary,
Klik tombol Create
Summary
lagi, kemudian pilih Create lagi.
Maka Ubuntu
yang tadi telah dibuat akan tampil seperti ini.
Sebelum merunning Sistem Operasi Ubuntu,
di setting terlebih dahulu apa yang harus di setting, maka Klik Settings.
Kemudian Pilih System, pada Tab
Motherboard di pilihan Boot Order, centanglah CD/DVD-ROM dan Hard Disk, seperti
gambar dibawah ini.
Kemudian, pilih Menu Storage, kemudian
klik pada Drive CD/DVD pilih file ISO Ubuntu
yg akan di install, kemudian klik OK.
Setelah di setting, maka kita akan
memulai untuk menginstal Ubuntu di VirtualBox
dengan mengklik tombol Start seperti pada gambar dibawah ini.
Setelah di Start maka akan muncul tampilan pilihan bahasa untuk instalasi
seperti gambar dibawah ini, pilih bahasa Default (English) kemudian tekan Enter.
Lalu pilih “Install Ubuntu Server” kemudian
tekan Enter
Pilih
bahasa Default (English)
Langkah selanjutnya adalah memilih
lokasi kita, jika kita ingin memilih lokasi Indonesia, pilih Other, pilih Asia,
kemudian pilih Indonesia, dan tekan Enter.
Berikutnya adalah memilih atau Configure
Locales. Locale ini nanti akan berpengaruh terhadap format tanggal, number, dan
lain-lain. Karena locale untuk Indonesia tidak ada maka pilih saja yang United
States, seperti gambar dibawah ini:
Langkah selanjutnya adalah mengatur
Layout dari Keyboard kita, karena keyboard Indonesia tidak punya karakter
khusus seperti Arab, Jepang, China, dan lain-lain. Jadi pilih saja No untuk pertanyaan Detect Keyboard Layout seperti gambar
dibawah ini:
Selanjutnya pilih English (US) untuk jenis keyboard yang Anda gunakan.
Setelah Anda memilih dan mengkonfigurasi
Keyboard yang sesuai dan menekan tombol Enter. Selanjutnya instalasi akan
dilanjutkan dengan proses Detecting
Hardware dan loading komponen tambahan dari sistem kita, untuk lebih
jelasnya dapat dilihat seperti gambar dibawah ini:
Kemudian saatnya untuk konfigurasi
jaringan. Pertama yang harus diatur adalah nama alamat server, isi sesuai
keinginan Anda, lalu pilih Continue.
Kedua, atur nama host untuk server Anda
Kemudian saatnya menambahkan User yang
akan Anda gunakan untuk manajemen server. Pertama, harus masukkan Nama Lengkap
dari user itu sendiri. Kemudian pilih Continue.
Selanjutnya, isikan nama user (username)
yang akan dipakai untuk login ke server. Perlu diingat bahwa username account
tidak memakai spasi dan harus dalam huruf kecil semua (lower case). Kemudian pilih Continue.
Kemudian isi password yang akan dipakai
oleh user. Jangan lupa isiikan password yang sama ketika diminta untuk
konfirmasi password.
Kemudian, nanti akan ada perintah
seperti gambar dibawah ini apakah home direktori Anda akan di enkripsi atau
tidak. Jika Anda pilih Yes maka
semua file yang Anda simpan di dalam home direktori Anda tidak akan bisa dibuka
selain Anda sendiri. Tetapi, untuk praktek kali ini kita saja pilih No untuk sekedar latihan.
Terus, Anda nanti akan diminta untuk
menentukan zona waktu yang Anda inginkan. Karena kota Palembang belum
tercantum, maka kita pilih Jakarta sebagai zona waktunya. Kemudian tekan Enter.
Selanjutnya membuat partisi untuk
instalasi sistem Ubuntu Server 12.04. Ketika
muncul pilihan Partition Disks, pilih saja Manual, karena jika memilih Guided
maka partisi yang dibuat adalah default. Jadi, jika Anda ingin membuat partisi
sesuai keinginan Anda maka pilih Manual.
Kemudian pilih Hard Disk (HD) yang akan
di partisi, kemudian tekan Enter.
Kemudian akan ada pertanyaan untuk
pembuatan tabel partisi baru. Pilih Yes.
Terus pilih di tabel partisi yang baru
saja dibuat (yang ada keterangan FREE SPACE).
Kemudian pilih “Create a New Partition”.
Untuk partisi pertama, saya bikin
sebagai swap area. Swap area ialah memory yang bakal dipakai untuk membantu
kerja dari RAM ketika proses yang dikerjakan membutuhkan memory yang melebihi
kapasitas RAM. Jadi, jika memory RAM sudah besar, maka ukuran swapnya jangan
terlalu besar.
Pilih jenis Partisinya, misalnya kita
pilih Primary
Terus pilih lokasi dimana Anda akan
menempatkan partisi ini di dalam Hard Disk, kemudian pilih Beginning.
Selanjutnya, Anda akan diminta
mementukan jenis File System yang akan dipakai. Karena yang akan saya buat
untuk swap, maka saya akan pilih “Swap Area” di pilihan “use as”.
Selanjutnya, jika setting partisi sudah
sesuai pilih “Done Setting up the partition”
Jika Anda ingin membuat partisi lain,
caranya sama seperti langkah diatas. Disini saya akan buat satu partisi lagi
untuk “/” (root).
Jika sudah benar dan sudah pasti membuat
partisi tinggal pilih “Finish partitioning and write changes to disk”. Nanti
akan ditanya apakah Anda yakin mau menyimpan perubahan yang sudah Anda buat.
Kemudian pilih Yes.
Terus, tinggal menunggu proses instalasi
seperti di bawah ini:
Nanti, ditengah-tengah instalasi Anda
bakal diminta HTTP Proxy. Jika ada yang pake Proxy tinggal masukkan disini,
tetapi jika tidak memakai Proxy maka kosongkan saja.
Terus, nanti akan diminta juga untuk
setting update sistem. Apakah mau di update secara otomatis atau secara manual.
Selanjutnya, pilih LAMP Server
Setelah semua aplikasi/software selesai
di install ke sistem, langkah selanjutnya adalah instalasi GRUB/Boot Loader. Kemudian
pilih Yes.
Dan akhirnya proses instalasi Ubuntu Server 12.04 pun selesai, kemudian pilih Continue.
Masukkan username dan password yang
sudah Anda buat pada saat proses instalasi tadi.